9 FAKTA MENARIK FILM BOHEMIAN RHAPSODY YANG PATUT DIKETAHUI


Ada apa sih di balik layar film “Bohemian Rhapsody”? ini dia ulasannya

1. Timeline Film
Bohemian Rhapsody pertama kali diumumkan akan segera diproduksi pada tahun 2010.
Proyek ini ditinggalkan pemeran utamanya pada tahun 2013, dan pada November 2016 Rami Malek terpilih sebagai pemeran utama. Proses pengambilan gambar utama dimulai di London pada September 2017, namun pada Desember 2017, sutradaranya dipecat dan digantikan oleh sutradara lain sampai selesai di Januari 2018. Jadi, proses pembuatan film ini memakan waktu 10 tahun.

2. Pemeran Utama Sebelumnya
Sacha Baron Cohen adalah aktor pertama yang dipilih untuk memerankan Freddie. Namun, ia mengundurkan diri. Alasannya karena ia mengalami konflik dengan personil band Queen.
Lain halnya ketika melihat Rami Malek, Brian dan Roger kurang menyukai Cohen untuk peran Freddie.
   
Cohen punya alasan utama terkait tingkat seksualitas penonton yang ditandai dengan rating. Rating yang diharapkan personil Queen yang masih hidup adalah PG (Parental Guide), yang berarti 0-13 tahun dengan pengawasan orang tua, sedangkan Cohen berharap ratingnya R, yang berarti film dewasa dengan penonton hanya untuk 17 tahun ke atas. By the way, kamu tau ga sih  Sacha Baron Cohen yang mana?
Itu loh yang jadi Borat!. Ben Wishaw juga sempat mendapat peran utama tersebut, namun akhirnya yang benar-benar menjadi Freddie dalam Bohemian Rhapsody adalah Rami Malek.

3. Sutradara Diganti
Sutradara Bryan Singer, yang juga pernah menyutradai X-men : Apocalyps dipecat dari produksi Bohemian Rhapsody pada 4 Desember 2017, setelah sempat ditunda produksinya.
Kabar yang berhembus mengatakan pemecatan ini disebabkan oleh perseteruan antara Singer dan Malek. Ia sempat absen beberapa kali dari produksi Bohemian Rhapsody,  namun ia membantah bila pemecatannya karena perseteruannya dengan Malek. Hal itu lebih kepada faktor kesehatan ia dan orang tuanya. Singer mengaku kesulitan meminta izin rehat dari proyek tersebut. Dexter Fletcher akhirnya diperkerjakan untuk menyelesaikan proses pembuatan film ini, namun Singer tetap mendapat kredit sebagai sutradara sesuai dengan pedoman DGA (Directors Guild of America), yaitu sebuah serikat pekerja yang mewakili kepentingan sutradara film dan televisi dalam industry film di Amerika. 
 
4. Anggota Band Queen turut Andil
Dua personel Queen, Brian May (gitaris) dan Roger Taylor (drummer) turut terlibat sebagai produser dalam film ini. Sebagai produser, keduanya juga berperan dalam menghidupkan karakter mereka dan membedah cerita Freddie Mercury, Queen dan Bohemian Rhapsody.
Brian May bahkan membagikan skill bermain gitarnya ke Gwilym Lee yang memerankan karakter Brian May dalam film ini.

5. Movement Coach Khusus
Rami Malek benar-benar belajar khusus pada pelatih untuk menciptakan eksplosif Freddie Mercury yang asli di atas panggung. Sebenernya sih ga Cuma di atas panggung ya, coba siapa di sini yang ga gemes sama gaya centilnya waktu bilang “darling” atau sweetheart?.
Duh, pengen gue cubit ginjalnya. 

6. film biografi musical terlaris
Pendapatannya melebihi film Straight Outta Compton yang dirilis pada tahun 2015, film tentang grup rap N.W.A. tahu Ice cube? Dr. Dre? Nah iya itu film tentang grup mereka. Mungkin lain kali bisa kita bahas juga di sini. Nah, balik lagi ke Bohemian Rhapsody,  film ini merupakan film terlaris keenam tertinggi tahun 2018 di seluruh dunia dan mendapat rekor box office terbesar sepanjang masa untuk film bergenre biopic dan drama. Widih, dahsyat bung!
 
7. Rami Malek Lypsinc
Dalam Bohemian Rhapsody, ternyata kebanyakan Rami Malek hanya lypsinc ketika beradegan menyanyi. Malek benar bernyanyi salah satunya di adegan ketika Freddie bernyanyi Happy Birthday untuk dirinya sendiri dengan piano. Bukan soal enggak bisa nyanyi, tapi soal keaslian suara Freddie. Dalam film ini, ada beberapa teknologi yang digunakan untuk menghidupkan kembali suara Freddie Mercury. Suara yang digunakan adalah campuran antara suara Malek, Freddie dan seorang penyanyi Rock Kanada, Marc Martel.  Total ada 22 lagu Queen yang menghiasi sepanjang film. Jadi, beneran deh nostalgia sambil mewek denger lagu-lagunya. Btw, coba bayangin gimana mewek sambil liat video klip “I want to break free” hehe. 
 
8. Konser Megah Live Aid
Untuk membuat penampilan Queen di akhir film terlihat semakin real, kru film menciptakan replica panggung Live Aid secara detail agar set terlihat sama persis dengan aslinya.
Tapi entar dulu, penontonnya beneran juga? ternyata bukan penonton bayaran Mpok Eli Sugigi guys, penonton yang digambarkan membanjiri Wembley itu dibuat menggunakan tekologi CGI (computer-generated imagery)

9. Ada yang cinlok nih!
Bertemu di Bohemian Rhapsody dan mungkin baru lirak lirik di sana, tidak dipungkiri hubungan antara Rami Malek dan Lucy Boynton makin menghangat. Mereka cenderung lowkey di awal-awal, dan baru di April 2018 kebersamaan keduanya dikonfirmasi orang terdekat pada Us weekly. Di Oktober 2018 mereka mulai menunjukkan kemesraan di publik, dan di Januari 2019 pas Palm Springs International Film Festival, secara ga langsung Malek mengkonfirmasi hubungan mereka dengan kasih speech manis buat Boynton. Pada gelaran Oscar yang lalu, Malek bahkan udah berani nyium Boynton di public, loh. Dia selalu ga lupa untuk kasih shoutout di kata sambutannya untuk Boynton. Hubungan mereka masih adem ayem hingga saat ini. Akankah Lucy Boynton jadi “the love of my life”-nya Rami Malek? Seperti Mary Austin untuk Freddie? Kita tunggu aja kelanjutannya.

Comments

Popular posts from this blog

Love of My life - Queen : Arti dan Makna Lagu

6 DRAKOR TERPOPULER DENGAN THEME SONG TERFAVORIT

Info Film Baru : The Call of the Wild