4 ALASAN FILM DISNEY MULAN PENUH KONTROVERSI




Inilah salah satu film live action Disney yang mengalami kontroversi. Baru akan dirilis pada 27 Maret yang akan datang namun pro kontra tentang film ini sudah merebak di seluruh dunia, Bahkan, hashtag hashtag-nya sempat rame di social media. apalagi kalo bukan film Mulan. Apa aja kontroversi yang menerpa Mulan? Dan apakah Mulan akan batal tayang? Simak ulasannya berikut ini

1. Menghilangkan unsur musical
Disney memutuskan film live action Mulan tidak akan memuat genre musical seperti film animasinya. Lagu-lagu theme song dari film animasi akan tetap ditampillkan namun dalam bentuk intrumen tanpa vocal dari para pemainnya. Hal ini juga berarti tidak akan ada Mulan yang menyanyikan lagu Reflection untuk menyuarakan isi hatinya.

2. Peran Lishang Ditiadakan
Peran Jenderal Lishang yang dianggap signifikan dalam mendorong majunya plot film serta menemukan jati diri mulan sebagai seorang wanita tangguh, ditiadakan dalam film live action ini. Hal ini membuat para penggemar setia Mulan geram.
Peran ini nantinya akan digantikan karakter Cheng Honghui yang akan diperankan oleh actor Yosan an. Belum diketahui pasti bagaimana karakter Cheng Honghui ini dan hubungannya dengan Mulan, namun dari Rumor yang beredar sosok Cheng Hong hui merupakan seorang rival. Namun, lama kelamaan perasaan menyaingi Mulan akan berubah menjadi sebuah cinta.

3. Karakter Mushu ditiadakan
Film animasi Mulan di 1998 yang lalu memang merupakan salah satu master piece Disney yang dicintai banyak orang. Namun tidak begitu rupanya dengan rakyat Tiongkok. Banyak rakyat tiongkok yang tersinggung tentang bagaimana Disney menggambarkan kaum hun yang terlihat seperti kaum barbar. Tidak hanya itu saja, mereka menilai film animasi Mulan itu terlalu kebarat-baratan. Bagaimana Disney menampilkan seekor naga yang merupakan binatang mitos yang diagungkan di tiongkok menjadi karakter Mushu, seekor naga kecil yang dalam tanda kutip bodoh dan tidak tahu apa-apa. Mereka menganggap ini sebagai hinaan.

Dalam film Live Action mulan ini, Disney menyatakan bahwa mereka memang tidak mengadaptasi film ini dari karya animasinya di 1998, namun dari lagu tradisional rakyat Tiongkok yang berjudul Ballad of Mulan, dimana  liriknya terfokus pada karakter Mulan.

Disney juga tahu Tiongkok merupakan target pasar yang besar, dibuktikan dengan film animasi Lion King yang sebelumnya sempat merajai chart industry perfilman Tiongkok dan mereka meraup banyak untung dari sana. Meskipun begitu, tiongkok terkenal dengan peraturan ketatnya yang tidak memperbolehkan semua film asal Amerika Serikat tayang begitu saja.

Mungkin, kedua hal inilah yang menyebabkan ketiadaan karakter Mushu ini. Beberapa pengamat film berpendapat bahwa langkah ini dilakukan Disney untuk merayu rakyat Tiongkok agar film live action Mulan dapat masuk ke pasar perfilman tiongkok.

   
4. Liu Yifei diragukan
Saat pertama kali kabar pemeran Mulan ditentukan, masyarakat Tiongkok meragukan keputusan casting Director Disney yang menggaet Liu Yifei sebagai Mulan. Pasalnya, kebanyakan dari mereka meragukan keahlian acting Yifei. Menurut website QUARTZ, DOUBAN (IMDB versi tiongkok) mereka hanya memberikan Yifei penilaian 5,2 dari 10 bintang, di mana rata-rata actor dengan acting terburuk pun mendapatkan nilai 7. Sebenarnya, Liu Yifei sudah amat terbiasa dengan film laga, ia sempat membintangi film The forbidden kingdom pada tahun 2008 dan the assasins pada 2012.

Kontroversi tentang Yifei tidak hanya berhenti di situ. Pada pertengahan Agustus yang lalu, Yifei mengunggah dukungannya terhadap polisi Hongkong untuk menindak tegas kerusuhan yang terjadi dan melibatkan sejumlah komunitas anti pemerintah. Dukungannya ini menuai protes karena dianggap mendukung kekerasan dan dinilai tidak sesuai dengan peran heroiknya di Mulan. Hal ini menyebabkan tagar #BoycottMulan menjadi trending berhari-hari di sosial media seperti twitter. Rumornya, Tiongkok pun dituduh membuat bot twitter untuk meng-counter tagar ini dengan tagar #supportMulan
Ujung dari panasnya kontroversi dan protes tersebut adalah dengan mempresentasikan film Mulan dalam gelaran Disney 23 Expo pada 24 Agustus yang lalu tanpa kehadiran Liu Yifei.

Dari banyaknya pendapat negatif yang beredar, ternyata masih ada pula yang optimis dengan film ini loh. Menurut mereka, live action Mulan ini akan membawa angin segar untuk film remake animasi Disney. dan meski kontroversial, Disney memutuskan akan tetap merilis Mulan sesuai jadwal.  Kira-kira gimana ya nasib film Mulan ini selanjutnya? Kalo menurut kamu gimana? Bagi pendapat kamu di kolom komentar ya!.

Comments

Popular posts from this blog

Love of My life - Queen : Arti dan Makna Lagu

6 DRAKOR TERPOPULER DENGAN THEME SONG TERFAVORIT

Info Film Baru : The Call of the Wild